Dipenghujung minggu KBM, SMKN 7 Kota Serang selama 60 menit selalu melakukan senam yang diikuti oleh seluruh siswa, guru, staff, hingga kepala sekolah. Warga sekolah yang mencapai seribu orang berkumpul di lapangan untuk olah fisik dan mengikuti irama musik yang mengiringi gerakan senam. Banyak memiliki talenta instruktur senam pun merupakan guru SMKN 7 Kota Serang atau siswa yang mendapat giliran menjadi instruktur. Kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan kebugaran warga SMKN 7 Kota Serang, mempererat rasa kebersamaan dan menurut Kahleen (www.sahabatnestle.co.id) olahraga teratur selain bermanfaat untuk tubuh juga bisa meningkatkan daya pikir. Kekuatan daya pikirtentunya sangat diperlukan dalam kegiatan belajar-mengajar untuk siswa maupun guru. Setelah enam puluh menit melakukan senam untuk menjaga kesehatan jasmani, seluruh warga sekolahmengambil air wudhu untuk melakukankegiatan shalat dhuha bersama demi menjaga kesehatan rohani. Jadi, Jum'at sehat ala SMKN 7 Kota Serang adalah menyeimbangkan kesehatan jasmani dengan olahraga dan menjaga kesehatan rohani melalui shalat pembuka pintu rezeki untuk meningkatkan kualitas kehidupan warga SMKN 7 Kota Serang.

 

Cafe SMKN 7  Kota Serang

Memiliki Sembilan jurusan, salah satunya Agribisnis Pengolahan Hasil Perikanan di tahun 2019 berhasil membuka Café di Sekolah berkat model pembelajaran Teaching Factory yang memberikan pengalaman belajar langsung kepada siswa-siswi SMKN 7 Kota Serang dalam melakukan kegiatan berwirausaha untuk menjawab tantangan industri sehingga lulusan SMKN 7 Kota Serang siap bekerja, berwirausaha yang kompeten dibidangnya. 

Siswa di Thailand

Dua siswa jurusan Agribisnis Perikanan Air Tawar SMKN 7 Kota Serang bernama Abdul Hanif dan Khairul Yaman mendapatkan kesempatan melakukan praktik kerja lapangan di Bangkok-Thailand bersama CV Natashya Aquarium Indonesia yang merupakan penyuplai ikan hias yang berdomisili di Kota Serang

yang memenuhi pasar lokal dan Asia Tenggara. Jenis ikan hias yang dipasok dari Thailand adalah ikan Lohan yang dipesan untuk dijual kembali oleh para penjual ikan hias di berbagai kota di Indonesia dengan omzet ratusan juta rupiah perbulannya. Selama enam bulan PKL di CV Natashya mereka mendapat kesempatan lima hari merasakan praktik kerja di Thailand untuk bertugas mengkarantina ikan-ikan hias sesuai dengan keahlian mereka di sekolah sebagai siswa perikanan. Mereka menjaga suhu air, ruangan, menjaga kebersihan akuarium, membuat pakan, memastikan ribuan ikan hias para pelanggan tidak tertukar dan dalam keadaan baik. Selain mengasah kemampuan mereka di dunia perikanan praktik kerja lapangan samapai ke negeri Gajah Putih memberikan pengalaman langsung berwirausaha yang memiliki pasar internasional.

Subkategori

Profil SMKN 7 Kota Serang

 

Profil SMKN 7 Kota Serang